Home > solusi bagus > Terapi Fokus Solusi Bebaskan Anda dari Kecanduan
Terapi Fokus Solusi Bebaskan Anda dari Kecanduan
Posted on Friday, February 20, 2009 by Qimindra
ANDA ingin terbebas dari kecanduan? Mungkin terapi Fokus Solusi layak dicoba. Syaratnya Anda setidaknya harus benar-benar serius ingin terbebas dari kecanduan itu. Kalau pun hal ini sulit Anda lakukan, terapis juga mempunyai cara-cara tertentu untuk menggiring pasien menyadari kenapa ia harus terbebas dari kecanduannya itu.
Cara terapi ini cukup sederhana, tanpa alat atau obat apa pun. Terapi ini hanya mengenalkan pasien kepada tujuan yang ingin dicapainya. Dengan menyadari tujuan yang diinginkan, pasien kemudian dituntun untuk menyadari saat-saat dalam hidupnya dimana ia tidak kecanduan.
Cara yang sederhana ini, menurut salah seorang terapisnya Debbie Hogan dari Singapura, bisa langsung membebaskan pasien dari kecanduan dalam satu kali pertemuan saja.
Ungkapan ini juga dikuatkan terapis lainnya dari Amerika Serikat Matthew Selekman. Kedua terapis ini hadir di Indonesia atas undangan Kuningan Family & Community Center (KFCC) dan juga HOPE Wordwide Indonesia untuk memberikan pelatihan bagi para konselor di Indonesia.
Dengan terapi ini, kata Hogan, pasien disadarkan akan kemampuan dirinya sendiri bahwa mereka bisa melepaskan stigma atau label yang melekat dalam dirinya. Terapis dalam metode ini tidak akan menunjukkan teknik-teknik atau trik untuk keluar dari kecanduannya. Terapis hanya akan melakukan tanya jawab untuk mengetahui apa saja yang dinginkan pasien.
Dari tanya jawab itu, si pasien kemudian digiring untuk menyadari saat-saat atau kondisi ketika mereka bisa melepaskan dari kecanduan. Prinsip dalam terapi ini adalah seorang pecandu tidak akan selamanya ketagihan, pasti ada saat-saat tertentu dalam hidupnya di mana pasien bisa menjalani kehidupan secara normal.
Saat-saat itu yang kemudian diingatkan kepada pasien bahwa mereka sebenarnya bisa hidup secara normal tanpa kecanduan.
Hogan mengisahkan pengalamannya ketika menangani seorang yang mengaku kecanduan berbelanja sehingga tagihan kartu kreditnya membengkak dan istrinya kemudian minta bercerai. Ketika menangani pasien tersebut, Hogan juga sempat ragu apakah mampu membantu melepaskan pasien tersebut dari kecanduannya.
"Dia datang dengan beban yang begitu berat dan mengatakan sudah tiga terapis didatangi dan semuanya belum mampu memberikan jalan terbaik," katanya.
Hogan kemudian bertanya apa yang dinginkan pasiennya itu. Si pasien kemudian mengatakan bahwa ia ingin terbebas dari kecanduannya itu. Proses ini kemudian berlanjut dan ternyata ada pengakuan dari pasien bahwa ia pernah bisa menahan diri untuk berbelanja dan juga pernah mengembalikan barang yang sudah dibelinya.
Ketika mengetahui hal tersebut, Hogan kemudian balik bertanya, kalau begitu si pasien bukan seorang pecandu belanja. Seorang pecandu belanja, kata Hogan, pasti akan selalu belanja atau membeli barang-barang.
"Dia baru menyadari itu dan kemudian ketika proses tanya jawab selesai, si pasien langsung menjabat tangan saya dengan penuh percaya diri, dan pergi meninggalkan ruangan dengan tegak tanpa beban lagi," kata Hogan. Semua proses itu selesai dalam satu kali pertemuan saja.
Lain lagi pengalaman Selekman ketika menangani seorang pelajar yang menjual narkoba dan diharuskan mengikuti terapi. Si pasien bisa berubah melalui proses tanya jawab setelah ia mengemukakan bahwa dirinya ingin memperbaiki hubungan dengan orangtuanya yang juga bermasalah serta pemabuk.
Dalam tiga kali terapi, ternyata si pasien bisa berubah bahkan orang tuanya juga kaget karena ternyata anaknya bisa berubah. Hubungan keduanya pun kini lebih baik.
Mengenai penggunaan obat atau alat apa pun, Hogan mengatakan, terapi yang digunakannya bisa merupakan kombinasi dengan terapi lainnya. Artinya seorang pasien narkoba selain menggunakan metode ini, juga bisa menggunakan metode lain untuk mengeluarkan racun-racun dari tubuhnya.
"Kita tidak bersaing dengan metode terapi lain, karena itu pasien bisa ke mana saja untuk mengurangi atau melakukan detoks," katanya.
Sementara itu, Pendiri KFCC, Vania MN Djohan, mengatakan, pihaknya akan menggunakan metode ini tidak saja untuk masalah kecanduan, tetapi juga untuk perbaikan hubungan suami istri atau keluarga bahkan juga masalah trauma akibat bencana. (kompas.com)
Category Article addiction, kecanduan, konsultasi kesehatan, solusi bagus
Dukung saya dalam lomba SEO
My Blog List
Popular Posts
-
PERNAH mengalami nyeri saat kencing dan kadang keluar darah? Jika pernah, waspadalah. Bisa jadi gejala tersebut merupakan pertanda awal Anda...
-
KaltimPost, Rabu,19 Maret 2008 Tanya: Dok, Apisate itu obat apa? teman saya sering menggunakannya tanpa resep dokter.apa efek samping dan ke...
-
TB pd anak menjadi masalah tersendiri krn kespesifikan dari penyakitnya & umur yg memang beda dg orang dewasa. Bagimana menyikapinya???
-
Waspadai Sindrom terowongan tangan atau carpal tunnel syndroma (CTS). Serangan penyakit syaraf tangan yang terpasang di pergelangan tangan d...
-
Kaltim Post,22 Februari 2008 PERNAH melihat seorang anak dengan penyakit kulit yang yang menjalar seperti terowongan di kaki? Jika diperhati...
-
Dok bagaimana cara menghilangkan flek hitam pada wajah, jenis wajah saya kering dan bagaimana menghilangkan bekas cacar pada wajah.(0813465x...
-
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia . Dunia blogging Indonesia terus bergerak dinamis, seperti dinamisnya kehidupan di dunia nyata....
-
Berikut ini ringkasan kasus Cutaneous larva migrans (CLM) di tempat yang tidak biasanya.Kasus ini seorang wanita 50 tahun yang menderita CLM...
-
ADA gunjingan bahwa banyak suami punya wanita idaman lain (WIL) saat istri sedang hamil. Alasannya macam-macam, dari yang kasihan menggauli ...
-
COMPREHENSIVE STROKE CARE - ppt video online download : outlines Consequencies & Impacts of Stroke Stroke : Definition and Type Recogni...
Labels
Dukung saya
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia
Blog Archive
-
►
2020
(1)
- ► 11/15 - 11/22 (1)
-
►
2017
(3)
- ► 12/03 - 12/10 (2)
- ► 11/19 - 11/26 (1)
-
►
2014
(1)
- ► 09/07 - 09/14 (1)
-
►
2011
(2)
- ► 09/25 - 10/02 (2)
-
►
2010
(8)
- ► 03/21 - 03/28 (8)
-
▼
2009
(24)
- ► 03/22 - 03/29 (4)
- ► 03/15 - 03/22 (4)
- ► 03/08 - 03/15 (3)
- ► 03/01 - 03/08 (5)
- ► 02/22 - 03/01 (2)
- ▼ 02/15 - 02/22 (2)
- ► 02/08 - 02/15 (3)
- ► 02/01 - 02/08 (1)
-
►
2008
(51)
- ► 11/30 - 12/07 (2)
- ► 11/23 - 11/30 (3)
- ► 11/16 - 11/23 (3)
- ► 11/09 - 11/16 (5)
- ► 11/02 - 11/09 (2)
- ► 10/26 - 11/02 (1)
- ► 10/19 - 10/26 (1)
- ► 10/12 - 10/19 (1)
- ► 10/05 - 10/12 (2)
- ► 09/28 - 10/05 (3)
- ► 09/21 - 09/28 (1)
- ► 09/14 - 09/21 (3)
- ► 09/07 - 09/14 (1)
- ► 06/08 - 06/15 (1)
- ► 04/20 - 04/27 (1)
- ► 03/23 - 03/30 (3)
- ► 03/16 - 03/23 (1)
- ► 03/02 - 03/09 (2)
- ► 02/24 - 03/02 (2)
- ► 02/17 - 02/24 (6)
- ► 02/10 - 02/17 (7)